Langsung ke konten utama

Cendayam

 Aku tahu, ini bukan saatnya bertanya kabar satu sama lain.. 

Aku tahu, ini bukan saatnya saling bercengkrama antara satu sama lain.. 
Aku tahu, aku kelewatan..
Namun bukan hanya abang, aku juga merasakan cemas tak berkesudahan. Merasa resah pada sesuatu yang selalu berakhir dengan kata entah. 
Aku tidak pernah berpikir jika persoalan cinta akan sangat berpengaruh pada kondisiku sekarang. 
Tetapi setelah aku coba merenungi semua ini.. 
Aku merasa telah mengurung abang dalam duniaku tanpa ada celah untuk abang bisa melihat cahaya. 
Entah masih dikira egois atau tidak.. 
Namun aku mau impianku dulu.. 
Dan aku gamau abang selalu terbebani ini.. 
Abang ingin sekali melihat secercah cahaya, kan? 
Boleh aku buka pintunya sekarang ..??
Jika abang mau.. Abang bisa keluar, berlari, terbang, melompat sebebas abang bisa.. 
Aku disini ingin memperbaiki duniaku sesuai dengan lentera dalam mimpiku semalam.. 
Aku belum bisa ikut abang terbang.. Tapi temang saja, disini, aku akan selalu melihat langit dikala senja.. Melihat abang yang kemudian dapat tertawa.. 
.. 
Abang.. 
Jika menurut abang hubungan ini cuma buang2 waktu dan sia2..
Abang bisa mengakhirinya kapanpun abang mau. 
Pada saatnya tiba, jika abang sudah muak dengan aku, dan mimpi2ku..
Abang silakan memutuskan untuk berdampingan dengan seseorang yang dirasa abang siap, seseorang diluar sana selain aku.. 
Aku gapapa.. 
Abang jangan berusaha menjaga hatiku lagi, jika itu membuat abang merasa sesak dan sakit.. 
Maaf selalu memberikan luka setelah sekian lama menemani aku. Maaf jika selalu membalas kebaikan2 dengan kekecewaan yang selalu berdatangan. 
..
Abang, 
Aku gapapa dikira sebagai perempuan yang gamau susah. Pengen enaknya aja..
Boleh saja abang berpikir aku seperti itu.. 
Meski sebenarnya dari dulu hidupku juga susah. Dan aku hanya ingin merealisasikan beberapa hal yang aku mau.
..
Namun keadaan begitu sulit bagi aku.
Bagi abang juga.
Abang maunya begini, sedang aku maunya begitu. 
Kita berdua memiliki prioritas yang bertabrakan..
Sehingga hanya akan ada dua pilihan.. 
Antara kita bersama, karena sama2 siap. Dengan kita berpisah, disebabkan karena aku belum siap dan abang sudah siap. 
.. 
Maafin aku yang sudah menyita waktu abang begitu lama.. Maaf..
Aku menyadari betapa tidak tahu dirinya aku, aku menyadari itu tapi aku gabisa berbuat lagi.
Seluruh dunia boleh memaki aku, kini. 
Seluruh dunia boleh mencampakkan aku, kini.
Aku bisa menahan semua itu seorang diri. 
Biar dosa ini aku tebus sendirian. 
Aku yang masih termakan ego dan mimpi.
Aku bisa menyeka air mataku sendiri, aku bisa. 
Maafin aku gabisa penuhi mau abang meski aku tahu abang selalu berusaha penuhi mauku
..
Selain aku, abang juga perlu bahagia, kan..
.. 
Kalau memang suatu hari ada yang meminta abang untuk mendampinginya, abang jangan khawatirkan aku lagi. Aku gapapa. Abang jangan berusaha jaga perasaanku lagi, aku gapapa. Rasa sayang ini juga perlahan akan terkikis jika abang kemudian pergi dari duniaku, dan memulai sesuatu yang baru di dunia orang lain. Pasti akan terkikis dg sendirinya.. Abang jangan khawatir.. Yah.
Aku mau abang bahagia.. Aku gamau jadi benalu dihidup abang terus terusan. .
Maaf kalau aku sudah begitu menyia2kan kehidupan abang selama ini.. Maaf.. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jika Hari Ini Ada Resah #script

 JIKA HARI INI ADA RESAH Jika hari ini ada resah, sabar dulu malahan bisa jadi nih. esok hari akan melebar jadi gelisah. Eh tapi bisa pula berubah jadi gundah. Atau malahan perasaan-perassaan itu akan memaksa kita untuk mengalah dan berujung   pada Insiden mengutuk diri.. hingga kemudian memutuskan untuk lelah. Iya. Polemik hidup semacam ini atau bahkan yang lebih parah dari ini pasti dijamin akan selalu ada, mau ga mau pasti ada nggapeduli semua itu kita harapkan atau tidak, karena semesta tidak perlu persetujuan kita untuk mebuat semua menjadi begini atau begitu. Semesta hanya melakukan tugasnya atas seizin Allah. Kun fayakun. Yang terjadi, terjadilah. Maka atas segala kejutan-kejutan dikemudian hari, apapun itu baik akan membuat senang ataupun sedih, akan membuat sengsara, binasa, bahagia selamat semoga kita lekas bisa jadi amnusia yang lebih baik dan dapat mempersiapkan diri bagi segala kemumgkinan yang ada. maka mari kita meniti kisah dengan senantiasa perkuat iman, kar...

PENYANDANG LUPA #script

PENYANDANG LUPA Pernahkah kau menoleh kebelakang melihat hari kemarin. Apakah kau masih ingat detilnya dari tiap pergantian detik ke menit.. menit menuju jam.. masih ingatkah kau apa saja yang telah kau perbuat.. pukul berapa kemarin kau makan, pukul berapa kemarin kau buang air kecil, berapa kali kau buang air kecil, Jika kau tanya Aku,akan Aku katakan bahwa "Aku lupa." Aku lupa apa yang telah terjadi padaku.. jangankan detik menit dihari kemarin.. detik menit setelah aku bangun tidur tadi pagi pun, aku sudah lupa. Aku tak ingat bahkan aku tak tahu apa saja yang telah kulakukan. Dalam hidup ada banyak hal kecil yang begitu mudah kita lupakan.. padahal itu semua adalah kenikmatan yang sangat mahal harganya. Saat ini kita lupa.. Namun pada saatnya tiba.., kelak ketika semua meminta pertanggungjawabannya kepada Kita.. apakah saat itu kita juga akan lupa.. jangan pernah siasati bahwa Allah sedang tidur, atau tak sedang memperhatikan kita.. Allah akan membuat bibir kita b...